Tujuan Berbicara di Depan Publik

Lalu, tahukah Anda tujuan mempunyai kemampuan berbicara di depan public? Mengingat begitu pentingnya public speaking, tentu teknik berbicara di depan public ini memiliki tujuan-tujuan tertentu yang penting pula. Untuk itu, sebelum Anda berbicara di depan public, hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengidentifikasi tujuannya. Dengan demikian, Anda akan lebih mudah menyusun materi dan menentuan cara penyampaian yang tepat.

Ada beberapa macam tujuan public speaking seseoarang pembicara sebelum tampil di depan public speaking seorang pembicara sebelum tampil, yakni:



    1. Mempengaruhi, pada umumnya, public speaking digunakan pembicara untuk mempengaruhiaudiens agar mengubah pikirannya. Profesi ini sering dilakoni oleh sales produk tertentu. Contoh, di tempat keramaian ada seseorang penjual alat kesehatan yang melakukan demonstrasi tentang cara penggunaan alat tersebut. Tidak hanya itu, ia juga memberikan penjelasan secara detail mengenai manfaat yang didapat jika membeli alat tersebut. Tidak jarang, orang yang awalnya  sekadar ingin tahu, menjadi tertarik membeli alat kesehatan yang diperagakan sales tesebut. Si pembicara yang mahir dalam mempengaruhi audiens, biasanya melihat keahlian bicara yang menyakinkan dan persuatif.


  2. Menginformasikan. Public speaking juga berguna memberika informasi kepada public. Berdasarkan kepentingan, informasi dibagi menjadi dua, yakni pengumuman dan berita penting. Contoh, jika Anda pergi ke took buku, biasanya ada petigas yang memberikan informasi melalui pengeras suara mengenai judul buku terbaru di took tersebut atau seorang pejabat yang memberikan informasi secara resmi mengenai kenaikan tariff dasar listrik kepada masyarakat melalui televise.


   3.   Menghibur. Mayoritas orang senang dihibur. Itulah kenapa public speaking saat ini sering digunakan untuk menghibur masyarakat. Anda bisa menyaksikan semakin banyaknya acara televise yang menyuguhkan acara hiburan, seperti lawak, talk show, dan pertunjukan komedi. Comedian baru pun bermunculan dengan ciri khas sendiri-sendiri. Atau, saat ini, muncul game baru dalam dunia hiburan, yaitu stand up comedy, di mana ada satu orang yang berbicara di depan orang banyak dengan tujuan membuat audiens tertawa. Ketika  tampil di panggung, Anda bisa menggunakan humor, baik melalui cerita lucu. Bahasa tubuh, maupun ekspresi muka. Hal tersebut akan memperkecil gap antara Anda dengan audiens.


    4.  Memotivasi. Apakah Anda pernah mengikuti training motivasi? Di sana, Anda menyaksikan si pembicara memotivasi para audiens dengan suara lantang dan menggebu-gebu. Para audiens yang awalnya loyo menjadi semangat. Mereka seperti mendapatkan inspirasi baru untuk memulai hari yang baru. Ya, Anda bisa menggunakan public speaking untuk memotivasi anak buah, pegawai, klien, maupun masyarakat umum.


   5. Mengubah. Public speaking bisa digunakan untuk mengubah keadaan maupun suasana. Misalkan, saat terjadi bencana kerja yang menyebabkan semua orang panic, maka public speaking dapat digunakan untuk menenangkan keadaan. Atau, suasana pertemuan yang pertama sepi menjadi ramai karena ada pembicara yang mampu menghidupkan suasana, baik melalui cerita materi, maupun cara penyampaiannya.



Itulah beberapa tujuan dari public speaking. Berdasarkan tujuan-tujuan tersebut, maka sebelum Anda melakukan public speaking, sebaiknya tentukan tujuan Anda berbicara di depan public speaking, sebaiknya tentukan tujuan Anda berbicara di depan public terlebih dahulu. Hal tersebut sangat membantu Anda dalam mencari bahan materi maupun gaya penyampaian yang tepat dengan tujuan Anda.