Kesulitan Berbicara di Depan Publik


Jika Anda ditanya seberapa sulitkah berbicara di depan public, saya yakin dari seribu mahasiswa yang melakukan presentasi makalah di depan kelas, hanya segelintir saja yang dapat mempresentasikan makalahnya dengan baik dan memukau. Menurut sebuah catatan dalam www. Medanmagazine.com, kemampuan berbicara di depan public adalah ketakutan nomor satu yang dimiliki manusia setelah dilakukan riset oleh beberapa ahli. Sehingga, tidak heran bila banyak orang yang tidak berani tampil di depan orang banyak. Hal tersebut disampaikan oleh salah seorang presenter di salah satu stasiun televise di Indonesia, Najwa Shihab, dalam acara dialog interaktif yang diadakan oleh rumah berdikari Mutumanikam Nusantara  Center di pelataran rumah Berdikari jalan D.I. Panjaitan, Medan, Jumat (27/4).

Najwa Shihab mengakui bahwa awalnya, ia juga takut untuk berbicara di depan umum. Namun,  karena kebiasaannya mengikuti sebuah pelatihan, organisasi, dan sering menjadi panitia dalam sebuah pelatihan, organisasi, dan sering menjadi panitia dalam sebuah acara, maka dengan sendirinya keberanian berbicara di depan umum muncul “Untuk keahlian dalam public speaking, saya tidak pernah belajar secara khusus. Namun, dengan pengalaman bertemu orang banyak dari organisasi dan beberapa acara, dengan sendirinya membentuk kemampuan berkomunikasi. Memang, ketakutan berbicara di depan umum itu adalah ketakutan nomor satu dalam kehidupan manusia, dan biasanya  disebabkan tidak percaya diri,“ jelasnya.

Lalu, tahukah Anda apa yang menyebabkan banyak orang takut untuk berbicara di depan umum? Apakah karena berbicara di depan umum itu super duper sulit? Ataukah, karena factor-faktor lain?

Ketika Anda berada di tenngah-tengah keluarga atau teman-teman dekat, mungkin Anda tidak merasakannya. Tetapi, keadaan menjadi berbeda ketika Anda barada di muka umum. Jadi, walaupun setiap orang berkomunikasi setiap hari, bukan menjadi jaminan bahwa orang tersebut berani berbicara di hadapan massa ramai. Saat mencoba berbicara di hadapan public, hal umum yang terjadi tanpa sadar adalah keringat bercucuran, berbicara terpatah-patah dan tidak beraturan, bahkan sampai susah bernapas. Jangankan menjadi seorang pembicara dalam seminar atau pemakalah, hanya untuk meneriakkan kata “kiri’ agar bus kota angkot yang ditumpangi berhenti saja ada yang tidak berani.

Lalu, mengapa bisa begitu? Berdasarkan hasil penelitian, ada Sembilan penyebab ketakutan berbicara di depan umum, yakni:


1.   Takut gagal atau ingin selalu sukses. Perasaan takut gagal inilah yang justru  memebuat ketakutan menajdi semakin besar.


2.    Tidak ada arsa percaya diri dan merasa diri tidak mampu untuk melakukan hal tersebut.


3.  Traumatis, memiliki rasa takut, dan merasa sendirian ketika berdiri di panggung saat semua mata melihat kepadanya.

4.  Takut dinilai atau dihakmi. Hal ini terjadi karena adanya perasaan takut ketika banyak orang membicarakan dirinya atau pendapatnya.

5. Terlalu perfeksionis. Sebenarnya, perfeksionis baik, tetapi terlalu perfeksionis dan berharap terlalu banyak pada diri  sendiri justru membuat efek negative.

6.  Takut menghadapi orang banyak, merasa tidak nyaman, dan tidak percaya diri ketika berbicara di depan puluhan, ratusan, atau ribuan orang.

7.  Kurangnya persiapan. Persiapan yang minim membuat rasa takut untuk berbicara di depan umum ini semakin menjadi-jadi.

8.     Stres, sehingga penting untuk menghindari stress ketika berbicara di depan umum.

9.   Blank, takut tidak tahu apa yang harus dilakukan, dan apa yang harus dibicarakan ketika berbicara di depan umum.

Dengan demikian, berbicara di depan public tidak semudah membalik telapak tangan. Secerdas dan sepintar apa pun Anda, ketika di suruh berbicara di depan banyak orang, pasti Anda akan merasa gugup, grogi, takut, dan lain-lain. Semua itu lumrah. Bahkan, pembicara public andal sekelas Steve jobs pun pernah mengalaminya. Namun, jika senantiasa melatih diri, maka lama kelamaan Anda akan terbiasa berbicara di depan public, sehngga public speaking pun sudah menjadi hal biasa bagi Anda ( tidak sesulit pertama kali Anda melakukannya). Untuk itu, salah satu kunci keberhasilan seseorang berbicara di depan public adalah berlatih, berlatih, dan berlatih.