Jenis-Jenis Public Speaking

Di Indonesia sendiri, masayarakat cenderung menghargai dan menerima seseorang yang mampu menyampaikan idenya dalam bahasa yang dimengerti oleh public. Hal ini membuktikan bahwa kemampuan komunikasi, khusunya public speaking, menjadi kemampuan yang mutlak harus dimiliki setiap individu agar mampu bersaing di zaman yang semakin dinamis. Tujuan public speaking tidak terlepas dari tujuan komunikasi, yaitu menyampaikan pesan atau ide kepada public dengan metode yang sesuai, sehingga public bisa memahami pesan atau ide, kemudian memperoleh manfaat dari pesan tersebut.

Sehubungan dengan ini, seorang public speaking di tuntut mampu memilih metode yang tepat untuk menyampaikan pesannya. Metode public speaking yang dimaksud dibagi menjadi tiga jenis, yakni:


a.  Impromptu speech, artinya untuk menyampaikan gagasan, sesorang tidak perlu melakukan banyak persiapan. Dengan kata lain, seorang public speaking bekerja secara mendadak.

b.   Manuscript speech, artinya seseorang dapat melihat naskah saat menyampaikan gagasannya. Dalam hal ini, saya sertakan contoh naskah yang dapat dibaca oleh seorang perwakilan mahasiswa dalam penerimaan dan perpisahan mahasiswa KKP.

c.  Extemporaneous speech, artinya seseorang tanpa menggunakan naskah dapat menyampaikan gagasannya dengan lebih informative dan komunkatif. Dalam hal ini, pembicara bebas berimprovisasi.