Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Public Speaking

Berbicara merupakan bagian dari komunikasi. Jika umpan balik dalam proses komunikasi itu lebih bersifat positif, berarti penyampaian pesan    komunikator telah efektif. Dalam melakukan bicara di depan umum (public speaking) tidak selalu ada kata sepakat, namun   selalu tercapai pengertian yang sama, walau tidak setuju). Menurut Yuni Hartanta, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan public speaking, yakni:

a.  Perhatikan penampilan. Penampilan yang dimaksud disini adalah pakaian yang cocok dengan suasana dan aksesori yang digunakan (tidak norak). Kerapian dan keserasian saat mengenakan pakaian, sepatu, celana, jam tangan, cincin, dan lain-lain akan menambah kewibawaan dan bisa menyita perhatian.


b.  Perhatikan volume suara dan intonasi. Volume suara diatur sedemikian rupa, disesuaikan dengan ruangan. Prinsip dasarnya ialah semua peserta dapat mendngar dengan jelas. Intonasi yang dimaksud adalah bagaimana agar cara berbicara kita dapat tidak tampak datar. Bicara datar akan menjemukan pendengar, membosankan, dan membuat mengantuk.


c.  Luasnya wawasan, perbendaharaan kata, dan pengetahuan akan menambah sempurnanya public speaking. Semakin luas pengeathuan seseorang, menambah kewibawaan dan mantapnya bobot pembicaraan. Ikutilah berita di Koran atau televise mengenai hal yang sedang berkemabang. Perbanyaklah  membaca, seringlah mnegikuti diskusi, dan lain-lain.


d.  Mengontrol waktu. Berbicaralah sesuai dengan  waktu yang ditentukan. Kita harus mampu mengatur dan mengontrol diri kita sendiri. Bicaralah sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.


e.  Pola berpikir yang sistematis. Pola piker yang sistematis harus tercermin dalam pembicaraan. Untuk itu, buatlah rencana terlebih dahulu sebelum tampil. Apabila telah terbiasa, kita akan mampu berbicara walaupun mendadak dan tanpa persiapan. Akan tetapi, apa pun yang dipersiapkan terlebih dahulu, biasanya akan lebih baik ketimbang sesuatu yang tidak dipersiapkan.


f.    Pembicaraan yang konkret dan membumi. Pembicaraan konkret dan membumi yang dimaksud di sini adalah gaya bahasa dan contoh-contoh yang kita gunakan harus relevan dengan pendengarnya. Misalnya, pemilihan kata-kata untuk menjelaskan sesuatu di depan komunikasi tukang becak tentu lain dengan saat berbicara di depan mahasiswa.


g.  Sikap mental. Sikap mental juga merupakan hal penting  yang perlu diperhatikan dalam public speaking. Tetaplah pendengar, jangan grogi, dan sepulah pandangan mata secara bergantian. Penguasaan materi dan pengalaman biasanya akan mnentukan penguasaan mental ini.